Resensi New Emon

Judul Buku : New Emon : Catatan Bella Soang Vampir Kucrut Jatuh Cintrong

Pengarang : Oben Cedric

Penerbit : Gradien Mediatama

Tahun Terbit : 2009

Jumlah Halaman : 160

Masyarakat saat ini memang sedang menggemari sesuatu yang menghibur. Para penulispun mengambil kesempatan ini dengan mengarang novel yang bersifat humor atau lelucon. Mayoritas penulis meniru dari karya yang sudah populer kemudian mereka tulis kembali dengan menggabungkan cerita mereka sendiri. Sehingga terkadang sangat berbeda dengan karya aslinya,hal inilah yang jadi daya tarik masyarakat.

Dalam buku ini kita diajak untuk mengingat kembali novel Twilight yang mengisahkan tentang percintaan segitiga antara Vampir,Manusia,dan Werewolf. Ketika kita membaca sekilas cerita dalam buku ini mirip dengan novel Twilight,dimulai dengan seting tokoh utama,alur cerita,dan masih banyak lagi. Namun pada beberapa hal sudah jauh berbeda dengan aslinya,seperti seting tempat,perwatakan tokoh,dan lainnya.

Bella Soang merupakan vampir perempuan yang gampang jatuh cinta ketika melihat laki-laki yang berhidung besar. Setelah patah hati dengan Edward Culun,dia mengungsi ke Bandung. Tidak disangka,di sekolah barunya ia bertemu dengan anak yang bernama Edward lagi yang memiliki hidung besar juga. Namanya Edward Montok alias Emon. Tapi karena trauma,dia tidak ingin berpacaran dengan Emon. Sampai suatu hari bella dikasih tahu bahwa orang yang dia cintai dalam bahaya. Penyebabnya tak lain adalah Werewolf. Bella bimbang karena dia dihadapkan pada dua Edward, sedangkan Werewolf hanya membebaskan 1 orang saja. Pada akhirnya Bella merubah kedua Edward itu menjadi vampir untuk menyelematkan mereka.

Cerita ini sangat menghibur,selain lucu humor yang disampaikan juga tidak membosankan. Alur yang sedikit mirip dengan aslinya membuat pembaca menebak-nebak akhir dari cerita ini. Kita diajak untuk tidak sekedar tertawa,tapi kita juga diajak untuk mengimajinasikan secara detail setiap peristiwa. Ini ditunjukkan dengan penjelasan rinci suasana tiap kejadian.Namun dalam penggunaan bahasa yang tidak sesuai dengan Ejaan Yang Disempurnakan,terkadang kita sering salah dalam memaknainya.Buku ini sangat menarik dan cocok bagi kuam muda karena tema yang diangkat merupakan tema percintaan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s